Rabu, 29 Maret 2017

Tugas Softskill 1

Electronic Data Interchange (EDI)
  


Sejarah Perkembangan Electronic Data Interchange
Pada tahun 1964, seorang manajer penjualan yang bekerja di American Hospital Supply Company (AHSC) menciptakan sebuah sistem untuk menangani masalah inventoris dalam sebuah rumah sakit lokal di Amerika Serikat. Manajer penjualan itu memberikan sejumlah kumpulan kartu berlubang (punched card) kepada rumah sakit lokal tersebut. Setiap buah punched card merepresentasikan tiap pembelian barang dari AHSC, kemudian punched card ini dimasukkan ke dalam sebuah kotak persediaan untuk mengindikasikan kapan barang tertentu harus dipesan lagi. Di waktu yang bersamaan, punched card-punched card itu dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam card reader yang disediakan untuk para pelanggan. Data dikirim melalui saluran telepon standar ke sebuah kunci mesin punch (keypunch) di AHSC, dimana set punched cardpunched card yang identik diduplikasi. Pemenuhan pesanan kemudian dikerjakan secara biasa.

Pertukaran data elektronik ini ternyata meningkatkan keakuratan dan efisiensi dalam pemesanan persediaan-persediaan pada banyak rumah sakit di Amerika Serikat. Ketidakakuratan pemesanan berkurang, waktu pengiriman menjadi lebih cepat, dan permasalahan kekurangan inventori pun dapat diatasi dalam rumah sakit-rumah sakit tersebut. Dalam beberapa tahun ke depan, EDI yang sebelumnya hanya berbasis sistem one-to-one seperti yang pertama kali digunakkan oleh AHSC, kemudian berkembang menjadi pasar-pasar elektronik baru yang berisi komunitas-komunitas industri pelanggan, pemasok, penghasil, dan fasilitator jaringan. EDI kemudian menjadi suatu nilai penting dalam kemitraan perdagangan.

Pengertian Electronic Data Interchange
Pertukaran Data Elektronik (Electronic Data Interchange / EDI) adalah transmisi data terstruktur antar organisasi secara elektronis. Proses ini dapat digunakan untuk mengirimkan dokumen elektronis ataupun data perusahaan dari satu komputer ke komputer lainnya atau antara satu trading partner ke trading partner lainnya tanpa campur tangan manusia. 

Standar EDI didesain secara independen dari sisi metode komunikasi maupun teknologi perangkat lunaknya. EDI dapat ditransmisikan menggunakan berbagai metodologi yang disepakati antara pengirim dan penerima. Termasuk dalam metodologi ini adalah berbagai variasi teknologi seperti modem (asynchronous dan synchronous), FTP, e-mail, HTTP, AS1, AS2, dan lain-lain. Namun perlu dibedakan antara dokumen EDI dan metode untuk mengirimkan dokumen tersebut. 

Standar EDI didesain secara independen dari sisi metode komunikasi maupun teknologi perangkat lunaknya. EDI dapat ditransmisikan menggunakan berbagai metodologi yang disepakati antara pengirim dan penerima. Termasuk dalam metodologi ini adalah berbagai variasi teknologi seperti modem (asynchronous dan synchronous), FTP, e-mail, HTTP, AS1, AS2, dan lain-lain. Namun perlu dibedakan antara dokumen EDI dan metode untuk mengirimkan dokumen tersebut. Sebagai pelopor dibidang pertukaran data elektronis di Indonesia, PT EDI Indonesia menawarkan jasa konsultansi terkait penerapan EDI Message disistem pertukaran data
antara pelaku bisnis (B2B), antara pelaku bisnis dan pemerintah (B2G) maupun antara instansi pemerintah (G2G). 

Menurut kamus TI Pengertian EDI Adalah Metode untuk sal
ing bertukar data bisnis atau transaksi secara elektronik melalui jaringan komputer.
 Secara formal EDI didefinisikan oleh International Data Exchange Association (IDEA) sebagai “transfer data terstruktur dengan format standard yang telah disetujui yang dilakukan dari satu sistem komputer ke sistem komputer yang lain dengan menggunakan media elektronik”.
EDI memiliki standarisasi pengkodean transaksi perdagangan, sehingga organisasi komersial tersebut dapat berkomunikasi secara langsung dari satu sistem komputer yang satu ke sistem komputer yang lain tanpa memerlukan hardcopy, faktur, serta terhindar dari penundaan, kesalahan yang tidak disengaja dalam penanganan berkas dan intervensi dari manusia.

Prinsip Teknologi Electronic Data Interchange
Prinsip dari teknologi EDI sebenarnya adalah menerjemahkan bahasa aplikasi dari sistim yang sama-sekali berbeda menjadi bahasa yang terstandarisasi, sebagai contoh dalam hal ini UN/EDIFACT yang merupakan singkatan dari United Nation Electronic Data Interchange for Administration, Commerce and Transport, disini bisa dilihat bahwa bahasa tersebut distandardisasi oleh PBB.

Teknologi EDI ini adalah teknologi ‘less investment’ dimana pelaku bisnis tidak perlu lagi membeli peralatan baru sebagai infrastruktur untuk pertukaran dokumennya, dengan kata lain tetap menggunakan peralatan yang telah tersedia.

Tujuan Utama Electronic Data Interchange
Tujuan utama dari pemakaian teknologi EDI, sebenarnya adalah agar teknologi ini dapat membantu para pelaku bisnis mengkomunikasikan dokumennya dengan pihak lain lebih cepat, akurat dan lebih efisien karena sifatnya yang dapat mengeliminir kesalahan yang diakibatkan proses re-entry dan dapat mengurangi pemakaian kertas, komunikasi dan biaya-biaya lain yang timbul pada metode konvensional sehingga diharapkan dapat menekan biaya-biaya yang tidak diperlukan dan diharapkan dapat meningkatkan laba kepada pemakainya. Apabila proses tersebut terpenuhi, otomatis proses bisnis internal perusahaan tersebut akan menjadi lebih baik, terencana dan pada akhirnya hubungan bisnis dengan pihak lain-pun akan dapat lebih baik juga.

Keuntungan dalam menggunakan EDI adalah waktu pemesanan yang singkat, mengurangi biaya, mengurangi kesalahan, memperoleh respon yang cepat, pengiriman faktur yang cepat dan akurat serta pembayaran dapat dilakukan secara elektronik.

Syarat dilakukannya Electronic Data Interchange
 
·        Electronic transaction (merujuk ke format standard internasional)
·        Scope of agreement (electrical supply service in the cooperative)
·        Third-party service provider
·        Electonic transaction menyampaikan ke provider)
·        Privider melanjutkan ke penerima (spoke) dengan merenspon harga dan jumlah barang
·        System operation (merawat dan menjaga system operasional EDI
·        Security Procedures (selalu mengikuti prosedur pelaksanaan untuk menghindari masalah
·        Tanda tangan (signature), berupa pengkodean, menunjukkan identitas
·        Bebas dari computer viruses
·        Data recovery and retention
·        Testing

Keuntungan dalam Penggunaan Electronic Data Interchange
• Revenue Stream yang baru
• Meningkatkan market (exposure)
• Menurunkan biaya operational (operational cost)
• Memperpendek waktu,automatic
• Mengurangi informasi data yang mengembang
• Meningkatkan supplier management
• Melebarkan jangkawan (global reach)
• Meningkatkan customer loyality (customer service)
• Meningkatkan value chain

Compinen Dasar Electronic Data Interchange (EDI)
·         Hub : Pihak yang memberikan perintah
·         Spoke : Pihak yang menerima perintah
·         Computer : Sebagai elektronik hardware
·         Elektronik Software

Software OS-EDI yang Digunakan
·         Bayan Commerce
·         IDX-IDEA
·         NextGen-EDI
·         RAXINC

Standard EDI yang belaku saat ini adalah:
• SPEC 2000
• ANSI X12 Standard AS dan Canada
• EDIFACT (Standard Eropa)
• IEF
• Dll  

Syarat Dapat Dilakukannya Proses Electronic Data Interchange
·        Electronic transaction : Merujuk ke format standard internasional)
·         Scope of agreement : Electrical supply service in the cooperative)
·         Third-party service provider
·         Electonic transaction menyampaikan ke provider
·         Privider melanjutkan ke penerima (spoke) dengan merenspon harga dan jumlah barang
·         System operation : Merawat dan menjaga system operasional  EDI
·         Security Procedures : Selalu mengikuti prosedur pelaksanaan untuk menghindari masalah
·         Tanda tangan (signature), berupa pengkodean, menunjukkan identitas
·         Bebas dari computer viruses
·         Data recovery and retention
·         Testing

Transmission Electronic Data Interchange
·         Proper receipt (penyesuaian tanda terima)
·        Verification
Responses transaction
·         Transmital yang berulang kali

Cybercrime

Cybercrime adalah tidak criminal yang dilakkukan dengan menggunakan teknologi computer sebagai alat kejahatan utama. Cybercrime merupakan kejahatan yang memanfaatkan perkembangan teknologi computer khusunya internet.
Cybercrime didefinisikan sebagai perbuatan melanggar hukum yang memanfaatkan teknologi computer yang berbasasis pada kecanggihan perkembangan teknologi internet.

Jenis Cyber Crime Berdasarkan Karakteristik
  • Cyberpiracy adalah Penggunaan teknologi komputer untuk  mencetak ulang software atau informasi dan mendistribusikan informasi atau software tersebut melalui jaringan computer. 
  • Cybertrespass adalah Penggunaan teknologi komputer untuk meningkatkan akses pada Sistem komputer sebuah organisasi atau individu dan Website yang di-protect dengan password.   
  • Cybervandalism adalah Penggunaan teknologi komputer untuk membuat program yang Mengganggu proses transmisi informasi elektronik dan Menghancurkan data di komputer
  • Cyberpiracy adalah Penggunaan teknologi komputer untuk  mencetak ulang software atau informasi dan mendistribusikan informasi atau software tersebut melalui jaringan computer. 
  • Cybertrespass adalah Penggunaan teknologi komputer untuk meningkatkan akses pada Sistem komputer sebuah organisasi atau individu dan Website yang di-protect dengan password.   
  • Cybervandalism adalah Penggunaan teknologi komputer untuk membuat program yang Mengganggu proses transmisi informasi elektronik dan Menghancurkan data di komputer
Cara penanggulangan cybercrime :
Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan dalam upaya penanggulangan kejahatan internet :
a.       Mengamankan sistem
Langkah awal yang perlu dilakukan oleh para pengguna teknologi internet dalam upaya penanggulangan cybercrime adalah melidungi dari kejahatan dengan mengamankan sistem komputer. Namun kesadaran masyarakat dalam tingkat pengamanan semakin tinggi, hal ini dapat kita lihat dari hasil survey yang dilakukan oleh CSI/FBI pada tahun 2003, menyataka bahwa 99% dai 525 responden sudah menggunan perangkat lunak antivirus. Tujuan utama dari sebuah sistem keamanan adalah mencegah adanya perusakan bagian sistem karena dimasuki seseorang yang tidak diinginkan.

b.      Penganggulangan Global
Saat ini upaya yang dipersiapkan untuk memerangi cybercrime. The Organization for Economic Cooperation and Development(OECD) telah membuat guidlinesbagi para pembuat kebijakan yang berhubungan dengann computer-related crime.Dimana pada tahun 1986 OECD mengumumkan telah berhasil mempublikasikan laporan yang berjudul Computer-related Crime.
Laporan OECD tersebut berhasil survey terhadap peraturan perundang-undangan negara-negara anggota beserta rekomendasi perubahan penanggulangan computer-related crime terebut. Dari berbgai upaya yang dilakukan tersebut, jelas bahwa cybercrime membutuhkan global action dalam penanggulangnnya.

c.       Perlunya cyberlaw
Perkembangna teknologi yang sangat pesat, membutuhkan membutuhkan pengaturan yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi tersebut seperti undang-undang no 11 tahun 2008. Peraturan ini sangat diperlukan dikarenakan begitu banyak pelanggrang yang dilakukan dalam dunia maya saat ini.

d.      Perlunya dukungan lembaga khusus
Lembaga-lembaga khusus, baik milik negara maupun NGO (Non Goverment organization), sangat diperlukan sebagai upaya penanggulangann kejahatan internet. Amerika Serikat memiliki Computer Crime and Intellectual Property Section (CCIPS) sebagai divoso khusus dari U.S Department of Justice. Institut ini memberikan informasi tentang cybercrime, melakukan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat, serta melakukan riset-riset khusus dalam penaggulangan cybercrime.
Indonesia sendiri memiliki IDCERT (Indonesia Computer Emergency Response Team). Unit ini merupakan point of contact bagi orang untuk melaporkan masalah-masalah keamanan komputer.

Sumber




 


 


Kamis, 12 Januari 2017


KELOMPOK 2:
1.     Agung Budi
2.     Annisa Nurul
3.     Erza Muhti
4.     M. Hamzah
5.     Sarah Shintia


     KELAS : 4IA25
    
 Pada tugas kelompok softskill kali ini kami membuat kanvas bisnis beserta brosurnya. kami membuat kanvas bisnis tentang studio foto "DUA PHOTOGRAPHY" 

    BROSUR STUDIO FOTO "DUA PHOTOGRAPHY"


   KANVAS BISNIS  "DUA PHOTOGRAPHY "

  
 Dan gambar dibawah ini merupakan gambar pada saat kelompok kami sedang melakukan     presentasi dikelas. 



Minggu, 27 November 2016

Cara Setting DHCP Server Menggunakan Cisco Paket Tracer

1.      Rangkai jaringan seperti dibawah ini

2.      Kemudian setting DHCP Server
Dengan lakukan double click  pada Server. Setelah itu pilih tab Desktop. Jika sudah akan tampil seperti gambar dibawah ini :


Setelah keluar tampilan diatas, langkah selanjutnya adalah kita Setting IP pada server dan PC/Client. Diatas saya menggukan mengatur IP untuk Server dengan Alamat 192.168.1.2
Pada IP Configuration pilih Static, kemudian atur IP Address/Alamatnya dengan 192.168.1.3 untuk Gateway biarkan default. Lalu Close

Setelah itu Pilih tab Config



Pada Tab Config, setting seperti gambar diatas. Dengan service ON, DNS Server dan Gateway biarkan default. Setting IP Server dengan alamat 192.168.2.4, Untuk Maximum number of Users atur menjadi 2 untuk 2 PC/Client PC0 dan PC1.

3.      Setting PC/Client PC0 dan PC1

Setelah itu Double click PC0, pilih tab desktop. Pada IP Configuration setting seperti gambar dibawah ini . Lakukan lal yang sama pada PC1.




Setelah itu kita lakukan ping dengan paket tracer, jika lampu berwarna hijau itu menandakan bawah semuanya sudah saling terhubung





Selasa, 01 November 2016

TUGAS SOFTSKILL 2
KELOMPOK 2:
1.     Agung Budi
2.     Annisa
3.     Erza Muhti
4.     M. Hamzah
5.     Sarah Shintia

CV (Commanditaire Vennootschap)
CV adalah suatu bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat keterlibatan yang berbeda-beda di antara anggotanya. Satu pihak dalam CV mengelola usaha secara aktif yang melibatkan harta pribadi dan pihak lainnya hanya menyertakan modal saja tanpa harus melibatkan harta pribadi ketika krisis finansial. Yang aktif mengurus perusahaan cv disebut sekutu aktif, dan yang hanya menyetor modal disebut sekutu pasif.
Persekutuan Komanditer (commanditaire vennootschap atau CV) adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh 2 orang atau lebih. Persekutuan komanditer mengenal 2 istilah yaitu :
-          Sekutu aktif adalah anggota yang memimpin/ menjalankan perusahaan dan bertanggung jawab penuh atas utang- utang perusahaan.
-          Sekutu pasif / sekutu komanditer adalah anggota yang hanya menanamkan modalnya kepada sekutu aktif dan tidak ikut campur dalam urusan operasional perusahaan. Sekutu pasif bertanggung jawab atas risiko yang terjadi sampai batas modal yang ditanam.

Ciri dan Sifat CV :
-         -  Sulit untuk menarik modal yang telah disetor
-          - Modal besar karena didirikan banyak pihak
-          - Mudah mendapatkan kridit pinjaman
-          - Ada anggota aktif yang memiliki tanggung jawab tidak terbatas dan ada yang pasif tinggal      menunggu keuntungan
-          - Relatif mudah untuk didirikan
-          - Kelangsungan hidup perusahaan cv tidak menentu

Mekanisme Pendirian CV
Untuk mendirikan CV, harus diperlukkan kelengkapan sebagai berikut:

1. Akta Pendirian CV
     Akta ini dibuat dan ditandatangani oleh notaris, persyaratannya:
·         Menyertakan fotokopi KTP pendirinya.
·         Prosesnya 1-2 hari kerja.

2. Surat Keterangan Domisili Perusahaan.
     Surat ini diajukan ke kelurahan setempat, sebagai bukti keterangan alamat perusahaan.
Persyaratan:
·         Fotokopi kontrak/sewa tempat usaha atau bukti kepemilikan tempat usaha
·         Surat keterangan dan pemilik gedung apabila bedomisili di gedung perkantoran/pertokoan
·         Fotokopi PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) tahun terakhir.
      ·         Prosesnya 2 hari kerja setelah permohonan diajukan

3. Membuat Nomor Pokok Wajib Pajak
      Permohonan pendaftaran wajib pajak badan usaha diajukan ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP)        sesuai dengan domisili perusahaan. Selain mendapat kartu NPWP, nanti juga akan mendapat surat   keterangan terdaftar sebagai wajib pajak.
Persyaratan:
·         Lampiran bukti PPN (pajak pendapatan) atas sewa gedung
·         Buktsi pelunasan PBB dan bukti kepemilikan atau bukti sewa/kontrak tempat usaha.
·         Lama proses 2-3 hari kerja

4. Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (SP-PKP)
     Permohonan SP-PKP ini diajukan kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) sesuai dengan    NPWP yang telah diterbitkan.
Persyaratan:
·         Lampiran bukti PPN atas sewa gedung, bukti pelunasan PBB dan bukti kepemilikan/ sewa/kontrak tempat usaha.
·         Proses memakan 3-5 hari kerja setelah diajukan.


5. Mendaftar ke Pengadilan Negeri (PN)
      Permohonan diajukan ke bagian pendaftaran CV di PN setempat.
              Persyaratan:
·         Melampirkam NPWP dan salinan akta pendirian CV
·         Proscsnya 1 hari kerja.

 6.  Mengurus Surat Ijin   Usaha Perdagangan (SIUP)
        Permohonan diajukan ke Dinas Perdagangan Kota/Kabupaten untuk golongan SIUP menengah    dan kecil. Sedangkan SIUP besar diajukan ke Dinas Perdagangan Propinsi.
Persyaratan:
·         SITU (Surat Izin Tempat Usaha) / HO (Hinder Ordonantie atau Surat Ijin Gangguan).
·         Pas foto direktur/pimpinan perusahaan ukuran 3×4 (2 lembar) berwarna.
·         Proses untuk SIUP besar 30 hari, sedangkan SIUP menengah dan kecil 14 hari.

7. Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
·         Permohonan pendaftaran diajukan kepada Pendaftaran Perusahaan yang berada di Kota/Kabupaten cq. Dinas Perdagangan.
·         Bagi perusahaan yang telah terdaftar akan diberikan sertifikat Tanda Daftar Perusahaan sebagai bukti bahwa Perusahaan/Badan Usaha telah melakukan Wajib Daftar Perusahaan sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No.37/M-DAG/PER/9/2007 tentang Penyelenggaraan Pendaftaran Perusahaan.
·         Lama Proses; 14 (empatbelas) hari kerja setelah permohonan diajukan.

Dengan  demikian, hasil atau berkas dokumen yang kita dapatkan meliputi:
-          Akta pendirian CV
-          Surat Keterangan Domisili Perusahaan,
-          NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak),
-          Pengesahan Pengadilan,
-          SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)
-          TDP (Tanda Daftar Perusahaan).
-          Estimasi keseluruhan biaya mendirikan CV kurang lebih bisa mencapai Rp 3,5 juta.

CV Trimedia Computer
CV Trimedia Computer adalah perusahaan yang bergerak dalam jasa konsultasi di bidang teknologi informasi dan penjualan produk keamanan serta software aplikasi bisnis. Jasa konsultasi yang ditawarkan adalah pembuatan system atau pengembangan system yang baru. Pembuatan sistem baru menggunakan software yang dikembangkan sendiri. CV Trimedia Computer juga menawarkan jasa pembuatan web development. Produk software yang ditawarkan berupa aplikasi bisnis yang dapat di-customize sesuai kebutuhan pengguna.
Lokasi Perusahaan :
Lokasi : Jl. M. H Thamrin kavling 88-90 Jakarta Pusat
Luas : ± 300 m2
Status gedung : sewa/kontrak pertahun
Fasilitas : internet hotspot, ruang rapat, ruang tunggu client.

Tujuan perusahaan :
1.      Memberi kemudahan kepada masyarakat yang ingin membuka usaha dibidang IT.
2.      Menciptakan produk yang mudah digunakan, berkualitas dan mengikuti trend teknologi.
3.      Memberikan pelayanan prima dengan menerapkan procedure kerja standard dan dukungan sumber daya manusia yang handal, berkualitas dan kompeten.
4.      Memberikan manfaat bagi semua pihak.

Misi
Memberikan manfaat bagi semua pihak dengan menciptakan produk yang mudah digunakan, berkualitas dan mengikuti trend teknologi. Menciptakan SDM yang handal, berkualitas dan kompeten.
Pada perusahaan CV. Trimedia Computer terdiri dari 5 orang. Dimana diantaranya akan dipilih menjadi general manager. Perusahaan ini telah membagi dalam 4 departemen yaitu: HRD, Marketing, accounting dan IT manager. Berikut gambar struktur organisasi perusahaan CV. Trimedia Computer.


Tugas dan tanggung jawab masing-masing bagian di CV. Trimedia Computer:
1.      General Manager
Dalam sebuah perusahaan tugas dari general manajer adalah memimpin perusahaan. Selain itu, seorang general manajer memiliki tanggung jawab pada keseluruhan sistem yang berjalan dalam sebuah perusahaan. Dalam melaksanakan fungsinya, general manajer akan dibantu oleh beberapa manajer yang memiliki fungsi spesialisasi.

2.      HRD
Bertanggung jawab di dalam pengelolaan dan pengembangan Sumber Daya Manusia, yaitu dalam hal perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan kegiatan sumber daya manusia, termasuk pengembangan kualitasnya dengan berpedoman pada kebijaksanaan dan prosedur yang berlaku di perusahaan.

3.      Marketing
Divisi marketing merupakan divisi ujung tombak perusahaan. Sebab, tugas divisi ini adalah memasarkan semua produk yang dihasilkan oleh perusahaan. Dengan demikian, perusahaan bisa mendapatkan keuntungan jika produk yang mereka hasilkan bisa laku di pasaran.


4.      Accounting
Merupakan departemen yang bertugas untuk mencatat serta mengatur masalah keuangan perusahaan. Divisi ini juga bertugas untuk mengadakan audit atas kinerja yang sudah dilakukan divisi lain, guna menghindari terjadinya penyalahgunaan khususnya di bidang keuangan, termasuk mengontrol keseimbangan keuangan perusahaan.

5.      IT Manager
Bertanggung jawab pada kesiapan dan ketersediaan sistem komputer / aplikasi dalam lingkungan perusahaan serta merancang, mengelola dan mengawasi serta meng-evaluasi operasional dari sistem informasi (software dan aplikasi) dan pendukungnya (hardware, infrastruktur, telekomunikasi).

Sistem penggajian
Setiap perusahaan memiliki ketentuan atau kebijakan yang digunakan sebagai acuan dalam melaksanakan aktifitas perusahaan  yang meliputi berbagai bidang dalam perusahaan tersebut.
Dari berbagai kebijakan yang dimiliki perusahaan salah satunya adalah mengenai kebijakan upah kerja karyawan.  Sistem penggajian yang dimiliki oleh CV. Trimedia Computer adalah sebagai berikut :
·         Karyawan mendapatkan upah kerja sebesar Rp. /bulan.
·         Perhitungan jam kerja perhari adalah sembilan jam kerja.
·         erhitungan upah yang diberikan belum termasuk tambahan fasilitas uang makan upah lembur.

Aspek Pemasaran
Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial yang didalamnyaindividu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkandengan menciptakan,menawarkan dan mempertukarkan produk atau jasa yangbernilai dengan pihak lain. Strategi Pemasaran pada CV. Trimedia Computer :
·         Dalam perusahaan ini menyediakan produk yang berbeda dari perusahaan IT yang lain,dengan spesifikasi mengikuti perkembangan trend,serta harga yang terjangkau untuk konsumen.
·         Cara bersaing dengan perusahaan IT lainnya dengan meningkatkan promosi serta pelayanan yang berbeda yang tidak ada di perusahaan IT yang lain.
·         Perusahaan ini menggunakan media iklan yang interaktif dan menarik untuk memasarkan produk kepada konsumen
Pada aspek pemasaran terdiri dari spesifikasi produk/jasa, analisis situasi pasar, analisis pesaing, strategi promosi, strategi bisnis dan implementasi, serta media promosi berbasis TI.


a.      Spesifikasi produk/jasa
Produk/Jasa yang ditawarkan pada perusahaan CV. Trimedia Computer yaitu:
1.      Paket sistem kemanan
2.      Management Resource Application
3.      Pembuatan web
4.      IT Consultan
5.      Maintenance Perangkat Komputer
6.      Pemasangan CCTV
7.      Pemasangan warnet dan game online

b.      Analisis pesaing
Karakteristik dan Perbandingan Kompetitif Barang/Jasa
Di perusahan ini menawarkan :
·         Harga yang kompetitif dengan memberikan potongan harga 15% bagi setiap pemesanan 2 jasa.
·         Untuk pembangunan jaringan dalam berskala besar mendapatkan garansi 2 tahun
·         Jaminan jasa yang berkualitas serta layanan purna jual yang cepat, sigap dan tepat waktu.
Kualitas bersaing dalam harga :
·         Memberikan harga yang kompetitif dan potongan harga 15% setiap pemesanan 2 jasa
·         Memberikan garansi disetiap produknya.
·         Melakukan pengujian kembali jasa yang telah dipesan agar client tidak pindah ke perusahaan yang lain.

c.     Strategi Bisnis dan Implementasi
Strategi yang diterapkan perusahaan yaitu :
-          Dalam perusahaan ini menyediakan produk yang berbeda dari perusahaan IT yang lain,dengan spesifikasi mengikuti perkembangan trend,serta harga yang terjangkau untuk konsumen.
-          Cara bersaing dengan perusahaan IT lainnya dengan meningkatkan promosi serta pelayanan yang berbeda yang tidak ada di perusahaan IT yang lain.

d.      Media promosi berbasis TI
Perusahaan ini menggunakan media iklan yang interaktif dan menarik untuk memasarkan produk kepada konsumen. Periklanan adalah bentuk penyajian non personal dan promosi ide, barang atau jasa  yang dibayar  oleh  suatu sponsor  tertentu.  Periklanan  adalah  cara  yang paling  umum  digunakan untuk  mengarahkan  komunikasi persuasif pada pembeli  dan  masyarakat. Iklan  merupakan  cara  yang  paling  efektif  untuk menyebarkan  pesan dan  untuk  membangun  preferensi  merk.  Namun  betapa pun  hebatnya sebuah  iklan  tidak  ada  gunanya  bila  tak  mampu  menaikkan omset penjualan. Media iklan yang digunakan perusahaan ini meliputi media elektronik dan cetak, seperti: brosur pamflet , internet, forum online dan CD Interaktif.

Aspek Keuangan
Pada aspek keuangan meliputi analisis keuangan, penyusunan anggaran perusahaan, kapitalisasi dan biaya Start-Up, estimasi biaya, penyusunan cashflow perusahaan (inflow dan outflow), time value of money dan tingkat suku bunga.
-          Analisis Keuangan
·         Aliran kas perusahaan dapat dari pemotongan gaji pegawai yang diambil dari gaji setiap bulan sebesar 2% serta jaminan asuransi 2.5%.
·         Keuntungan bersih untuk 3 tahun kedepan dalam perusahaan ini adalah perusahaan gaji pegawai pada awal tahun apabila target tercapai serta modal awal perusahaan sudah kembali.

-          Laporan keuangan:
Annual Growth Rate: 23%
Cost of Goods Sold: 52,6%
Average Sales Transaction: Rp 96.583.000

Month January February March April May June
IT Consultant 20.000.000 23.000.000 28.750.000
Pemb. Aplikasi 50.000.000 70.000.000 63.000.000
Pem. Warnet 100.000.000 165.000.000 198.000.000
Month July August September October November Desember
IT Consultant
Pemb. Aplikasi
Pem. Warnet
-          Penyusunan anggaran perusahaan
Merincikan dana apa saja yang harus di keluarkan oleh perusahaan sebelum mengambil laba bersih. Rincian tersebut adalah:
1. Kas
2. Pajak Bangunan pertahun
3. Sewa bangunan pertahun
4. Jamsostek pegawai
5. Gaji pegawai
6. Biaya operasional
7. Biaya variable:
a. Biaya listrik
b. Biaya internet
c. Biaya air
d. Biaya telepon
-       Kapitalisasi dan biaya Start-Up
Modal awal untuk membuka usaha ini menyiapkan dana sebesar ± Rp.407.000.000 dengan rincian:
Uraian Nominal
1. Sewa Gedung Rp 70.000.000
2. Biaya alat komputer Rp 150.000.000
3. Pemasangan Listrik, Air, Telepon, Internet Rp 5.000.000
4. Pembelian Furniture Rp 100.000.00
5. Pembelian AC 6 Unit @Rp 2.500.000 Rp 15.000.000
6. Pemasangan Alat Kemananan
- Alarm 4 Unit @Rp 250.000
- CCTV 10 Unit @Rp 300.000
- Tv 42” @Rp 9.000.000 Rp 13.000.000
7. Brankas Rp 8.000.000
8. Genset Rp 30.000.000
9. ATK Rp 1.000.000
10. Biaya Instalasi Rp 15.000.000
Total Rp 407.000.000
-                Estimasi Biaya
Estimasi biaya dibagi menjadi 2 biaya yaitu biaya tetap dan biaya variable yaitu sebagai berikut :
a.        Biaya tetap
Rincian % of sales
1. Kas 2,7 %
2. Gaji pokok pegawai 78,1 %
3. Jamsostek 2,7 %

b.      Biaya variable
Rincian % of sales
1. Biaya listrik 2,5 %
2. Biaya air 2,95 %
3. Biaya internet 6,6 %
4. Biaya telepon 7 %
5. Biaya komisi pegawai 2,7 %
6. Biaya operasional 4,6 %
7. Biaya upah 0,53 %
8. Biaya ATK 0,7 %
9. Biaya Maintenance 0,87 %
10. Biaya hukum & jasa 0 %

-                Penyusunan cashflow perusahaan (inflow dan outflow)
Laporan arus kas (cashflow) adalah laporan yang memberikan informasi arus kas perusahaan sebagai dasar menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan dan menggunakan kas.
Komponen laporan:
§  Kas, terdiri dari saldo kas dan rekening giro bank.
§  Setara kas, adalah investasi yang sifatnya sangat liquid yang segera dapat dijadikan kas.
§  Arus kas, adalah arus kas masuk dan kas keluar.
§  Aktivitas operasi, adalah aktivitas penghasil utama pendapatan dan aktivitas lain yang bukan investasi dan pendanaan.
§  Aktivitas investasi, adalah aktivitas perolehan dan pelepasan aktivitas jangka panjang serta investasi lain.
§  Aktivitas pendanaan, adalah aktivitas yang mengakibatkan perubahan dalam jumlah serta komposisi modal dan pinjaman perusahaan.
Berikut merupakan arus kas pada perusahaan CV. Trimedia Computer:
Penerimaan uang dari pelanggan                         xx
Pembayaran kas kepada karyawan                       xx
Pembayaran bunga                                               xx
Pembayaran pajak penghasilan                            xx
Hasil dari penjualan peralatan                              xx
Pembayaran hutang, sewa guna usaha, dll           xx
Arus kas bersih dari aktivitas operasi                   xx

Referensi :